Slider

Recent Post

Kabar Kampus

Agenda Kita

Math Education

Oase

Gallery

Wow Dies Natalis UNIVERSITAS GALUH dimeriahkan dengan acara jalan santai

10 April 2016
Dalam rangka memperingati hari ulang tahun universitas galuh ciamis yang ke-18 yang jatuh pada tanggal 8 april UNIGAL adakan jalan santai. (9 April 2016).


Peserta Jalan santai di ikuti oleh para dosen, staf dosen, karyawan dan juga mahasiswa universitas galuh ciamis  yang Startnya di laksanakan dari Gor kampus dan finis di gedung auditorium.

Bayak sekali dorprize yang di sediakan oleh panitia dies natalis sehingga kegiatan ini pun berlangsung sangat meriah. Bukan hanya jalan santai saja yang diadakan namun ada juga lomba memasak antar fakultas “Ngeliwet”.

Dekan FKIP mengatakan “Jalan santai ini merupakan kegiatan tahunan yang diadakan oleh universitas galuh, dengan tujuan untuk membudayakan pola hidup sehat dengan berolah raga serta  ajang silaturahmi antar dosen, staf dosen, karyawan dan juga mahasiswa universitas galuh. Harapan saya semoga tahun depan kegiatan ini bisa terlaksana lagi dan lebih meriah”.


(Lutfi f)

PERINGATAN IDUL ADHA UNIVERSITAS GALUH CIAMIS


Idul Adha adalah sebuah hari raya Islam. Hari Raya Idul Adha jatuh pada tanggal 10 bulan Dzulhijjah, hari ini jatuh persis 70 hari setelah perayaan Idul Fitri. Pada hari raya ini, umat Islam berkumpul pada pagi hari dan melakukan salat Ied bersama-sama di tanah lapang, seperti ketika merayakan Idul Fitri. Setelah salat, dilakukan penyembelihan hewan kurban, untuk memperingati perintah Allah kepada Nabi Ibrahim yang menyembelih domba sebagai pengganti putranya. Hari Idul Adha adalah puncaknya ibadah Haji yang dilaksanakan umat Muslim. Terkadang Idul Adha disebut pula sebagai Idul Qurban atau Lebaran Haji.

             Seperti halnya umat Islam lain, para warga UNIGAL turut memperingati Hari Raya Idul Adha yang ke-1436 H dengan melaksanakan qurban. Qurban tersebut dilaksanakn pada tanggal 24 September 2015 selepas pelaksanaan sholat ied dan betempat di Kampus Universitas Galuh.

            Dalam acara pelaksanaan qurban tersebut terlihat antusiasme yang sangat tinggi dari para warga UNIGAL. Dibuktikan dengan banyaknya hewan-hewan yang disediakan untuk dikurbankan. Diantaranya terdapat 2 ekor sapi dari FKIP, 2 ekor sapi dari Rektorat, 1 ekor sapi dari Yayasan Pendidikan Galuh, 1 ekor sapi dari Pasca Sarjana, 1 ekor sapi dari FISIP, dan 1 ekor dari FE, serta 3 ekor kambing dari FIKES, 2 ekor kambing dari BEM FKIP, 1 ekor kambing dari Teknik, dan 1 ekor kambing dari HIMA AKUTANSI. Sehingga didapat 8 ekor sapi dan 7 ekor kambing yang diqurbankan di Universitas Galuh. Hasil dari daging qurban tersebut kemudian di berikan ke 4 desa. Panitia pelksanaan qurban tersebut adalah DKM Raudlatul Muttaqin dan LDKRM Universitas Galuh.

           “Pelaksanaan qurban di Universitas Galuh merupakan suatu kegiatan yang sangat baik. Karena kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kebersamaan UNIGAL di bidang social dan kepedulian terhadap masyarakat. Dengan adanya kegiatan tersebut juga dapat menjadi wadah untuk meningatkan kerukunan semua fakultas yang ada di Universitas Galuh serta semua ormal yang ada. Baik di tingkat fakultas maupun ditingkat jurusan. Dan untuk kedepannya saya berharap bahwa pelaksanaan qurban ini lebih ditingkatkan. Terutama dalam masalah pembagian daging qurban kepada warga masyarakat.” Ujar Ahmad Tarmiji yang merupakan Ketua BEM FKIP.








Prodi Pendidikan Matematika UNIGAL



Fasilitas yang dimiliki Prodi Pendidikan Matematika UNIGAL antara lain :
1. Ruang kelas representatif
2. Perpustakaan
3. Laboratorium alat peraga matematika
4. Laboratorium komputer
5. Laboratorium micro teaching
6. Mesjid
7. Lapang olahraga
8. dll

Hari Ini, 1494 Mahasiswa Unigal Ciamis Diwisuda

Oleh: 
Ciamis, (harapanrakyat.com),-
Sebanyak 1494 Mahasiswa Universitas Galuh (Unigal) Ciamis akan merayakan kelulusan  Wisuda. Rencananya rangkaian acara Wisuda tersebut akan berlangsung di Gedung Islamic Center (IC) Kabupaten Ciamis, pada hari Kamis (19/9) pekan ini.
Ketua Pelaksana Wisuda, Drs. Sukomo, M.Si, Senin (16/9), menyebutkan, peserta wisuda tahun ini meliputi 745 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), 138 mahasiswa Fakultas Hukum (FH).
Selanjutnya, Fakultas Ekonomi (FE) 97 mahasiswa, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) sebanyak 111 mahasiswa, Fakultas Pertanian (Faperta) 12 orang, Fakultas Tekhnik (FT) 68 orang, Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) 57 orang dan mahasiswa program Pascasarjana sebanyak 266 orang.
Sukomo mengungkapkan wisudawan peraih Yudisium terbaik dari setiap program studi. Diantaranya, Pascasarjana Prodi Administrasi Pendidikan diraih oleh Sumirah (3.70) dan Administrasi Pendidikan oleh Depi Nuryadin (3.84).
Untuk FKIP, kata Sukomo, Prodi Bahasa Indonesia  oleh Prito Windiarto (3.63), Bahasa Inggris oleh Cintya Oktaviani (3.75), Penjaskes, Vina Afriyanti (3.41), Prodi Sejarah Dede Lesmana (3.48), Prodi Biologi Ai Santi D (3.64), Prodi Akuntansi Ira Munawaroh (3.63).
Kemudian, dari FH Desiera A (3.75), FE Prodi Manajemen Rosy Herlina (3.74), Prodi Akuntansi, Nurdian (3.63), Faperta Iik Mudrikah (3.62), FISIP  Prodi Administrasi Negara Beti Septian (3.56), Prodi Ilmu Pemerintahan Reni Aryani (3.54).
Sedangkan untuk FT Prodi Tekhnik Industri Deni Supandi (3.40), Tekhnik Mesin Muhammad Arif G (3.24), dan Fikes Prodi Kebidanan Didah Paridah (3.58) dan Ilmu Keperawatan Tika Nurmala (3.62).
”Wisuda yang akan dilaksanakan Unigal yaitu Wisuda Gelombang II. Selanjutnya, kami lebih memilih bertempat di IC, mengingat jumlah wisudawan yang terbilang cukup banyak,” ujarnya.
Rektor Unigal, Prof. Dr. Suherli Kusmana, M.Pd, mengatakan, begitu pentingnya tanggungjawab sosial yang harus diemban sebagai sarjana nanti di masyarakat.
”Wisuda ini menjadi awal tanggung jawab, selanjutnya yang tentunya akan lebih berat. Saat masih kuliah, mahasiswa mengemban tanggung jawab pada pembelajaran akademik, berlomba prestasi. Akan tetapi pada hari ini dengan predikat sarjana, tanggung jawab yang diemban akan bertambah, yakni tanggung jawab kepada masyarakat,” ujarnya.
Dengan diraihnya gelar sarjana, Wisudawan akan dinilai positif oleh masyarakat bukan dari Ijazah atau gelarnya, tetapi sejauhmana Wisudawan mengimplementasikan hakikat dan insan terdidik di masyarakat.
Menurut Suherli, hakikat insan terdidik adalah memiliki kemampuan dan watak mulia serta berperadaban yang bermartabat. Dan ciri dari Insan terdidik memiliki kecerdasan, budi pekerti luhur, berakhlak mulia, sehat jasmani dan rohani, cakap, kreatif dan mandiri, sehingga dapat membangun diri sendiri.
Lebih lanjut Suherli menuturkan, tantangan yang dihadapi lulusan kedepan berat dan menantang, terutama memasuki dunia kerja. Tantangan ini harus mampu dijawab agar keberadaan Unigal di masyarakat tidak hanya penambah jumlah pengangguran intelektual.
Selain itu, kemajuan ilmu pengetahuan dan tekhnologi menyebabkan mobilitas fisik dan non fisik termasuk kebudayaan dan peradaban semakin tinggi. Dalam hal ini, peran dunia pendidikan menjadi penting dalam membangun peradaban bangsa dan jatidiri yang didasarkan karakter bangsa.
”Kami berharap, lulusan Unigal terus belajar, mengasah ketajaman berfikir dan bertindak, meningkatkan keterampilan dan menambah keterampilan yang dibutuhkan, sehingga dapat bekerja mandiri yang berwawasan global,” pungkasnya. (DSW/Koran-HR)

Ciamis Tolak Miss World


KARTU RENCANA STUDI (KRS)



KARTU RENCANA STUDI (KRS)