berbagimanfaat.com,
Dari gambar ini saya belajar sesuatu.. yaitu,
Bahwa dalam setiap halnya islam mengajarkan keindahan. Doa dalam setiap kegiatan, sebagai contoh:
Bila bertemu seseorang berkata "hello" atau "hai" tidak salah, kita tau itu kata sapa. Tapi budaya islam menawarkan suatu hal yang lebih baik yakni katakan Assalammua'laikum warrohmatullahi wabarokatuh yang artinya "Semoga kedamaian dilimpahkan kepadamu diiringi dengan rahmat dari Allah dan juga barakah dari Allah untukmu."
Menyapa dengan Assalammualaikum menunjukan ada doa yang kita sampaikan untuk orang yang kita temui, dan doa itu bila berasal dari hati dan tidak sekedar kebiasaan menunjukan adanya kasih sayang di sana.. melihat dua orang saling bersapa dengan salam islam menunjukan bahwa kedua orang itu sedang mendoakan satu sama lain agar masing-masing mendapatkan kedamaian, rahmat serta berkah dari Allah. bukankah kebiasaan ini jauh lebih indah dibandingkan sekedar kata sapa "Hai?" bukankah lebih baik bagi kita mendapatkan doa dari seseorang daripada sekedar mendapat kata sapa? dan bukankah malaikat selalu mendoakan kembali seseorang yang mendoakan orang lain? jadi kenapa tidak kita lakukan kebiasaan berdoa ini?
Contoh lainnya adalah Terima kasih. Terima kasih kita ketahui merupakan kata2 yang menunjukan aprresiasi kita terhadap suatu pemberian, sebuah appresiasi yang sopan dan manis. Namun, islam kembali menawarkan suatu hal yang lebih indah yaitu "Jazakumullah khairan katsiran" yang artinya Semoga Allah membalas kalian dengan kebaikan yang banyak
Menurut saya kenapa ini lebih indah, karena islam tidak hanya menunjukan sebuah apresiasi berupa kata terima kasih, tapi langsung memberikan balasan kepada pemberi berupa doa kita kepada Allah yakni semoga orang tersebut diberikan kebaikan yang banyak oleh Allah. Bukankah doa yang dipanjatkan seseorang agar bertambah kebaikan pada diri kita jauh lebih berharga dibandingkan balasan terima kasih? bukankah kita selalu bahagia melihat orang lain mendoakan kebaikan untuk kita? terima kasih hanya akan menjadi terima kasih, tapi doa yang dia panjatkan kepada Allah dapat terkabul sehingga kebaikan kita menjadi jauh lebih bertambah, tidakkah itu lebih baik?
Begitu pun pada goodbye, dadah, sampai jumpa, selamat tinggal, islam menawarkan pengganti yang lebih baik yakni fi amanillah apa tuh artinya? artinya (semoga engkau) dalam lindungan Allah. Nah ini juga menunjukan bahwa kita sebagai muslim ketika melihat saudara kita pergi, tidak cuma berkata dadah dan sampai jumpa tapi juga mendoakan agar dalam perjalannya ia senantiasa dilindungi Allah. Dilindungi dari apa? dilindungi dari musibah, dari sakit, atau dari hal lain yang tidak baik. Lihat betapa islam menunjukan budaya saling mencintai sesama muslim. Dan berdoa bagi keselamatan orang yang kita sayang tentu lebih tinggi nilainya dibandingkan sekedar kata "dadah.. "
Selain itu ada kata InsyaAllah yang berarti kita selalu ingat bahwa manusia boleh berkeinginan tapi Alah yang terkahir akan memutuskan apakah kita sanggup menggenapi undangan atau permintaan tersebut atau tidak.
Yang terkahir adalah kata Alhamdulillah. Dikatakan bahwa sebaiknya setiap kali kita ingin mengatakan kabar kita baik, iringi dengan kata Alhamdulillah sebelum atau sesudahnya karena in menunjukan bahwa saat itu kita sadar bahwa kondisi sehat dan baik yang ada saat ini adalah karena Allah maka wujudkan syukur kita dengan ucapkan Alhamdulillah :)
Penutup
Dahulu saya jarang menggunakan kata-kata ini karena saya menganggap bahwa orang-orang yang mengatakannya terkesan hanya karena ingin terlihat arab-araban aja. Terkesan pingin kelihatan beriman, tapi saat saya menelusuri artinya dan memaknainya dengan sedikit lebih dalam, kata-kata seperti thanks, hello, goodbye itu bukan hanya sekedar diterjemahkan ke dalam arab oleh mereka tetapi mereka memang menggantinya dengan hal yang berbeda. Dan saya mengakui bahwa menjawab sesuatu sesuai budaya islam, seperti di atas, memang memiliki makna yang lebih baik dibandingkan sekedar kata thanks, hello atau goodbye.
Alasannya cuma satu, doa. Islam mengajarkan untuk berdoalah sepanjang waktu, mohon pada Allah, kebaikan bagi yang memberi hadiah, perlindungan bagi saudara yang berpergian, dan kedamaian,keselamatan, berkah untuk setiap muslim yang kita jumpai. Doa yang kita panjatkan adalah bukti nyata kita mencintai saudara kita sesama muslim itu. Makanya kita selalu mendoakan mereka.
Saya jadi sadar bahwa budaya bahasa arab yang diucapkan banyak orang bukan untuk arab-araban bukan juga untuk nunjukin iman, tapi menunjukan kecintaan dengan kandungan makna yang mereka ucapkan. kalimat yang memang lebih baik dan lebih patut dibudayakan.
Jadi mari budayakan kata-kata ini, mari budayakan sunnah islam untuk kegiatan sehari-hari. :)
Tidak ada komentar: